Model-Model Pembelajaran Pendidikan KewarganegaraanSebagai Pendidikan Nilai Moral Di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.63863/jce.v3i2.361Keywords:
model pembelajaran, Pendidikan Kewarganegaraan, Nilai Moral, sekolah dasar, pendidikan karakterAbstract
Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di Sekolah Dasar memiliki peran strategis dalam membentuk moral dan karakter siswa. Namun, implementasi pembelajaran PKn sebagai pendidikan nilai moral masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait pemilihan model pembelajaran yang tepat. Artikel ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis berbagai model pembelajaran PKn yang efektif untuk pendidikan nilai moral di SD, serta mendeskripsikan implementasinya. Artikel ini disusun menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai sumber relevan berupa buku, jurnal ilmiah, skripsi, dan dokumen kebijakan yang membahas pembelajaran PKn, pendidikan moral, dan model-model pembelajaran di SD. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat delapan model pembelajaran yang efektif untuk PKn sebagai pendidikan nilai moral di SD: Value Clarification Technique (VCT), Paradigma Pedagogi Reflektif (PPR), Role Playing, Cognitive Moral (Dilema Moral), Inkuiri, Kontekstual (CTL), Pembelajaran Berbasis Portofolio, dan Pembelajaran Kooperatif. Setiap model memiliki karakteristik dan keunggulan tersendiri sesuai dengan topik dan jenjang kelas. Keberhasilan implementasi sangat bergantung pada peran guru sebagai teladan, fasilitator, dan perancang pembelajaran, serta didukung oleh sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Artikel ini terbatas pada kajian teoretis, belum didukung oleh data empiris lapangan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menguji efektivitas masing-masing model secara komparatif di konteks SD yang beragam. Hasil kajian ini dapat menjadi panduan bagi guru SD, kepala sekolah, dan pengambil kebijakan dalam memilih dan mengimplementasikan model pembelajaran PKn yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai moral pada siswa. Artikel ini menyajikan sintesis komprehensif dari berbagai model pembelajaran PKn untuk pendidikan nilai moral di SD yang selama ini tersebar dalam berbagai sumber, disertai dengan panduan implementasi praktis.
Downloads
References
Bere, A. I., Gultom, A. F., & Ladamay, I. (2024). Peran Guru PPKn Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Pancasila Terhadap Kedisiplinan Siswa-Siswi Menggunakan Model VCT. Edu, 6(1), 45-52.
Irshadi, F., Tambunan, Y. E. B., Pinem, O. V., Sembiring, J., & Yunita, S. (2024). Integrasi Nilai Moral dan Pembangunan Karakter dalam Kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 41263–41269.
Mamonto, F. (2025). Implementasi Pendekatan Pendidikan Moral dan Karakter dalam Pembelajaran PPKn di Sekolah Dasar SDN 1 Kecamatan Bolaang Timur, Kab Bolaang Mongondow. Diploma thesis, IAIN Manado.
Pratama, S. D. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) terhadap Sikap Disiplin Siswa dalam Pembelajaran PKn (Studi Eksperimen di Kelas IV SD Kelurahan Cengkareng Timur Jakarta Barat). Skripsi, PGSD FIP UNJ.
Prihandoko, Y. (2023). Cognitive Moral: Merangsang Perkembangan Perilaku Moral Siswa Sekolah Dasar melalui Pendekatan Kognitif. Repo Dosen ULM.
Reza, N. O., & Maisaroh, S. (2025). Strategi dan Peran Pendidik dalam Membangun Kecerdasan Moral Siswa di Sekolah Dasar melalui Pembelajaran PKn. Didaktik, 11(2), 234-242.
Sari, S. P. (2025). Metode Role Play dalam Pembelajaran PPKn di Sekolah Dasar. Maliki Interdisciplinary Journal, 3(12), 327-333.
Wahana, P., & Mayasari, E. D. (2017). Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Paradigma Pedagogi Reflektif (PPR) pada Mata Pelajaran PPKn terhadap Kesadaran Siswa akan Nilai Kedisiplinan, Cinta Tanah Air, Globalisasi, dan Demokrasi. Widya Dharma: Jurnal Kependidikan, 28(2), 101-112.
Wulandari, D., Dewi, D. A., & Furnamasari, Y. F. (2021). Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Pendidikan Awal Pembentuk Moral Bangsa Siswa Sekolah Dasar. JPTAM, 5(3), 189-196.


