Analisis Hubungan Game Online Free Fire Terhadap Sikap Kerjasama Dan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV Sekolah Dasar

Authors

  • Revi Oki Setiawan Universitas Darul Ma'arif Indramayu Author
  • Dede Hadiansah Universitas Darul Ma'arif Indramayu Author
  • Piyantina Rukmini Universitas Darul Ma'arif Indramayu Author

DOI:

https://doi.org/10.63863/jce.v3i2.366

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memberikan berbagai bentuk hiburan yang mudah diakses oleh anak-anak, salah satunya game online Free Fire. Permainan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga berpotensi memengaruhi perkembangan sosial dan kognitif siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan game online Free Fire terhadap sikap kerjasama dan berpikir kritis siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional ex post facto. Populasi penelitian berjumlah 383 siswa dan sampel sebanyak 37 siswa kelas IV yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan angket. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, statistik deskriptif, dan korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas bermain game online Free Fire dengan sikap kerjasama siswa. Selain itu, ditemukan pula hubungan yang signifikan antara game online Free Fire dengan kemampuan berpikir kritis siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas bermain Free Fire dapat memberikan pengalaman kolaboratif dan pengambilan keputusan yang berkontribusi terhadap pengembangan keterampilan sosial serta kemampuan berpikir kritis siswa. Meskipun demikian, pengawasan dari orang tua dan guru tetap diperlukan agar aktivitas bermain tidak dilakukan secara berlebihan.

Kata Kunci: game online, Free Fire, sikap kerjasama, berpikir kritis, sekolah dasar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

DAFTAR PUSTAKA

Adachi, P. J. C., & Willoughby, T. (2013). Do video games promote positive youth development? Journal of Adolescent Research, 28(2), 155–165. https://doi.org/10.1177/0743558412464522

Aini, N., & Kurniawati, D. (2021). Pengaruh game online terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(1), 45–56.

Akbar, S. (2017). Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.

Bandura, A. (1986). Social Foundations of Thought and Action: A Social Cognitive Theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.

Budiman, A., Loliyana, L., Sukamto, S., & Rapani, R. (2022). Pengaruh kebiasaan bermain game online terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas tinggi sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(2), 3025–3033.

Creswell, J. W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Dewi, R., & Suryana, Y. (2020). Hubungan penggunaan game online dengan interaksi sosial siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 5(2), 87–95.

Ennis, R. H. (2018). Critical Thinking Across the Curriculum: A Vision. New York: Routledge.

Facione, P. A. (2015). Critical Thinking: What It Is and Why It Counts. California: Insight Assessment.

Gee, J. P. (2007). What Video Games Have to Teach Us About Learning and Literacy (2nd ed.). New York: Palgrave Macmillan.

Granic, I., Lobel, A., & Engels, R. C. M. E. (2014). The benefits of playing video games. American Psychologist, 69(1), 66–78. https://doi.org/10.1037/a0034857

Griffiths, M. D. (2010). The role of context in online gaming excess and addiction: Some case study evidence. International Journal of Mental Health and Addiction, 8(1), 119–125.

Griffiths, M. D., Kuss, D. J., & Pontes, H. M. (2016). A brief overview of internet gaming disorder and its treatment. Australian Clinical Psychologist, 2(1), 1–12.

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate Data Analysis (8th ed.). Boston: Cengage Learning.

Hamalik, O. (2017). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Hurlock, E. B. (2015). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2014). Cooperation and the use of technology. Dalam J. M. Spector, M. D. Merrill, J. Elen, & M. J. Bishop (Eds.), Handbook of Research on Educational Communications and Technology (pp. 401–423). New York: Springer.

Kurniawan, D. (2020). Pengaruh penggunaan game online terhadap perilaku sosial siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 165–176.

Kuss, D. J., & Griffiths, M. D. (2012). Internet gaming addiction: A systematic review of empirical research. International Journal of Mental Health and Addiction, 10(2), 278–296. https://doi.org/10.1007/s11469-011-9318-5

Mulyasa, E. (2021). Menjadi Guru Penggerak Merdeka Belajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nurgiyantoro, B. (2018). Penilaian Pembelajaran Bahasa Berbasis Kompetensi. Yogyakarta: BPFE.

Partnership for 21st Century Learning. (2019). Framework for 21st Century Learning. Washington, DC: Battelle for Kids.

Prameswari, S. W., Suharno, S., & Sarwanto, S. (2018). Inculcate critical thinking skills in primary schools. Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series, 1(1), 742–750.

Priyatno, D. (2020). SPSS Panduan Mudah Olah Data bagi Mahasiswa dan Peneliti. Yogyakarta: Andi.

Rachmadtullah, R. (2015). Kemampuan berpikir kritis dan konsep pendidikan dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 6(2), 287–298.

Ramadhani, R., & Yamin, M. (2021). Hubungan game online Free Fire dengan perilaku komunikasi siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 55–64.

Riduwan. (2020). Metode dan Teknik Menyusun Tesis. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Susanto, A. (2019). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Prenadamedia Group.

Uno, H. B. (2021). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.

World Health Organization. (2019). International Classification of Diseases 11th Revision (ICD-11). Geneva: World Health Organization.

Yee, N. (2014). The Proteus Paradox: How Online Games and Virtual Worlds Change Us and How They Don't. New Haven, CT: Yale University Press.

Yusuf, S. (2017). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Zubaidah, S. (2018). Mengenal 4C: Learning and innovation skills untuk menghadapi era revolusi industri 4.0. Seminar Nasional Pendidikan Biologi, 2(1), 1–18.

Published

2026-06-04

How to Cite

Analisis Hubungan Game Online Free Fire Terhadap Sikap Kerjasama Dan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. (2026). Jurnal Cahaya Edukasi, 3(2), 111-121. https://doi.org/10.63863/jce.v3i2.366