Analisis Morfologi Reduplikasi dalam cerpen “Wadon” Karya Dinda Pranata: Tinjauan Bentuk dan Makna
DOI:
https://doi.org/10.63863/jce.v2i4.246Keywords:
Morfologi, Reduplikasi, Cerpen, Makna.Abstract
Makalah ini membahas fenomena morfologis reduplikasi dalam cerita pendek "Wadon" karya Dinda Pranata dengan mengkaji bentuk dan makna. Reduplikasi merupakan proses pengulangan kata atau morfem ini dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif metode studi pustaka. Hasil itu menunjukan bahwa bentuk reduplikasi yang dominan adalah reduplikasi penuh, dari segi makna reduplikasi tidak hanya berfungsi sebagai penanda jamak, tetapi juga ekstensi makna semantik, seperti menggambarkan sikap (malu-malu), menyatakan perbuatan (mencorat-coret), atau menekankan intensitas (mentah-mentah). temuan ini menegaskan bahwa reduplikasi dalam cerpen penting untuk membentuk variasi bahasa, memperkuat penggambaran karakter, suasana, dan peristiwa, serta menambah dimensi artistik dan emosional dalam karya sastra cerita pendek.
Downloads
References
Chaer, A. (2020). Reduplikasi. Dalam S. Pasangio, Penggunaan Kata Bepolisemi Pada Surat Kabar Harian Mercusuar. 5(4), 15–22.
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075 DOI: https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075
Ramlan, M. (2009). Morfologi: Suatu tinjauan deskriptif. CV Karyono.
Nafilah, I., Rokhayati, R., & Agustin, Y. (2022). Aspek Reduplikasi dalam Novel Genduk Duku Karya Y.B. Mangunwijaya. Deiksis, 14(3), 233–245. DOI: https://doi.org/10.30998/deiksis.v14i3.13269


