Analisis Afiksasi Pada Lirik  Lagu Diri Karya Tulus

Authors

  • Rayhan Mustofa Universitas Lambung Mangkurat Author

DOI:

https://doi.org/10.63863/jce.v2i4.244

Keywords:

Afiksasi, Afiks, morfologi, lirik lagu, Tulus

Abstract

Kajian ini menelusuri penggunaan afiks dalam lagu berjudul Diri dari Tulus sebagai contoh pemanfaatan bahasa dalam musik kekinian. Sasaran dari telaah ini adalah mengidentifikasi beragam afiks yang muncul di lirik dan mengerti cara Afiks tersebut membentuk arti sekaligus menopang inti sari lagu. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, yaitu mengumpulkan kata-kata berimbuhan dari teks resmi lagu, lalu mengategorikan dan mengulasinya sesuai dengan jenis afiks yang ditemukan. Temuan penelitian ini memperlihatkan ada 20 ragam Afiksasi yang mencakup enam jenis afiks, yaitu prefiks ber-, meN-, dan sufiks -kan, -mu, -lah, serta -i. Penerapan imbuhan tersebut tidak sekadar menghasilkan variasi bentuk kata, tetapi turut andil dalam penyampaian pesan dalam syair. Beberapa imbuhan dipakai untuk mempertegas ajakan, ungkapan maaf, dan perenungan batin, sehingga menciptakan nuansa yang halus dan menyentuh. Lewat pemilihan kata yang lugas namun sarat makna, pengimbuhan berfungsi menguatkan tema sentral lagu tentang menerima diri sendiri, pulih dari sakit hati, serta pentingnya menyayangi diri. Hasil ini menandakan bahwa syair lagu dapat dikaji dari sisi bahasa dan punya kaitan dengan studi tentang bentuk kata, karena struktur kata memegang peranan krusial dalam menumbuhkan arti dan rasa bagi pendengar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1]Yasin, S. 1987. Tinjauan Deskriptif Seputar Morfologi. Jogjakarta: Balai Buku Satria Harapan.

[2]Yusuf, M. (2021). Stylistic analysis of figurative language in contemporary song Lyrics. Journal of Applied Linguistics and Literature, 6(1), 88–97.

[3] Ariyanti, L., & Fitriana, I. (2019). Language style in song lyrics of selected Western pop songs. Journal of English Language and Literature (JELL), 4(2), 45–52.

[4] Febriyanti. 2024. Analisis Gaya Bahasa dalam Lirik Lagu “Jalan Pulang” Yura Yunita: Kajian Stilistika

[5] Maulida, M. (2023). MENGKAJI HAKIKAT DAN FILOSOFI BAHASA. EDUKASI KULTURA JURNAL BAHASA SASTRA DAN BUDAYA, 9(2)

[6] Juwita, R. Dkk. 2022. MAKNA MOTIVASI DALAM LAGU DIRI DARI TULUS(ANALISIS SEMIOTIKA FERDINAN DE SAUSSURE). DOI: https://doi.org/10.36761/kagangakomunika.v4i1.1918

[7] Depertemen Pendidikan dan Kebudayaan. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka

[8] Ramlan, M. 1987. Morfologi Suatu Tinjauan Deskriptif. Yogyakarta: U.P Karyono.

[9] Alwi, H, Dkk. (2003). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. Balai Pustaka. Jakarta

[10] Chaer. (2008). Morfilogi Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

[11] Kridalaksana, Harimurti. 1999. Pembentuk Kata dalam Bahasa Indonesia.Jakarta: PT. Gramedia Pusta Utama.

[12] Chaer, Abdul. (1994). Pengantar Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.

[13] SEPANJANG, P. D. I., SOLO-NGAWI, J., & NORMALITA, A. (2023). Program Studi Tadris Bahasa Indonesia Fakultas Adab Dan Bahasa Institut Agama Islam Negeri Surakarta Surakarta. Core.Ac.Uk. https://core.ac.uk/download/pdf/296480306.pdf

Published

2025-12-07

How to Cite

Analisis Afiksasi Pada Lirik  Lagu Diri Karya Tulus. (2025). Jurnal Cahaya Edukasi, 2(4), 443-447. https://doi.org/10.63863/jce.v2i4.244