Analisis Diksi dalam Cerpen Kekasih Bulan Sepenggal Karya Eka Kurniawan
DOI:
https://doi.org/10.63863/jce.v2i4.241Keywords:
diksi kasar, cerpen, Eka Kurniawan, bahasa kekerasanAbstract
Penelitian ini bertujuan menguraikan bentuk-bentuk penggunaan serta fungsi diksi kasar dalam cerpen Kekasih Bulan Sepenggal karya Eka Kurniawan. Diksi kasar dipahami sebagai pilihan kata bermuatan makian, penghinaan, kekerasan, maupun kata yang merendahkan martabat tokoh. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui teknik pembacaan mendalam untuk menemukan kata maupun frasa yang termasuk kategori kasar. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penggunaan diksi kasar dalam cerpen sangat dominan dan berfungsi menampilkan kekerasan, ketimpangan relasi kuasa, serta penderitaan emosional tokoh perempuan. Selain itu, penggunaan bahasa kasar turut membangun nuansa gelap dan keras yang menjadi ciri narasi Eka Kurniawan. Dengan demikian, diksi kasar tidak hanya berfungsi sebagai elemen bahasa, tetapi juga strategi estetik yang menegaskan tema penderitaan, ketidakadilan, dan kritik sosial dalam cerita.
Downloads
References
[1] Narakata, “Cerpen Kekasih Bulan Sepenggal Karya Eka Kurniawan.”
[2] K. Bestari, L. Siallagan, H. L. Rajagukguk, dan E. Mayora, “Analisis stilistika pada cerpen Kutukan Dapur karya Aprilia Wulansari,” Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya, vol. 4, no. 1, pp. 309–327, 2023. DOI: https://doi.org/10.37304/enggang.v4i1.11722
[3] M. R. Haykal, R. Noortyani, dan A. Taqwiem, “Gaya bahasa sindiran dalam novel O karya Eka Kurniawan,” LOCANA, vol. 5, no. 2, 2022. DOI: https://doi.org/10.20527/jl.v5i2.98
[4] N. Perawati, Martono, dan A. T. Priyadi, “Analisis gaya bahasa kiasan dalam kumpulan cerpen Corat-Coret di Toilet karya Eka Kurniawan,” Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tanjungpura.


