Fenomena Campur Kode pada Media Sosial Instagram

Authors

  • Norhidayah Jamani Universitas Lambuang Mangkurat Author
  • Noor Alimah Universitas Lambung Mangkurat Author
  • Siti Hadijah Universitas Lambung Mangkurat Author
  • Citra Nofia Lestari Universitas Lambung Mangkurat Author

DOI:

https://doi.org/10.63863/jce.v2i4.232

Keywords:

campur kode, media sosial, instagram

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena campur kode yang terjadi pada mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dalam penggunaan media sosial Instagram. Latar belakang penelitian berangkat dari kondisi multibahasa Indonesia, khususnya mahasiswa yang menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Banjar sebagai bahasa ibu, serta Bahasa Inggris dalam interaksi digital. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi bentuk alih kode dan campur kode yang muncul serta faktor sosiolinguistik yang melatarbelakanginya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa postingan akun @curhatanulm pada periode Oktober hingga November. Hasil penelitian menunjukkan ditemukan 8 (delapan) fenomena campur kode dari 29 data postingan, dengan bentuk penyisipan kata atau frasa bahasa Inggris maupun bahasa Banjar ke dalam bahasa Indonesia. Campur kode digunakan untuk menciptakan kesan santai, gaul, menekankan emosi, serta menandai identitas kelompok. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya kajian kebahasaan, khususnya dinamika penggunaan bahasa di ruang digital, serta menjadi upaya pelestarian bahasa daerah di tengah arus globalisasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Amri, Y. K. (2019). Alih kode dan campur kode pada media sosial. Diakses dari https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/38970

[2] Arifin, R. D. (2023, 25 Oktober). Pengertian Instagram adalah: Sejarah, fungsi, tujuan, manfaat!. Diakses dari https://dianisa.com/pengertian-instagram/

[3] Chaer, Abdul & Agustina, Leonie. (2010). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.

[4] Chaer, Abdul. 2010. Sosiolinguistik: Suatu Pengantar. Jakarta: Rineka Cipta.

[5] Julius, N. (2025, 21 November). Data jumlah pengguna Instagram di Indonesia 2025. Diakses dari https://upgraded.id/data-jumlah-pengguna-instagram-di-indonesia

[6] Putro, Rendy Wahyu Satriyo & Areni Yulitawati Supriyono. (2025). Bahasa Indonesia Sebagai Instrumen Integrasi Sosial dan Budaya: Perspektif Sejarah dan Pendidikan. INNOVATIVE: Journal Of Social Science.

[7] Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Penerbit Alfabeta.

[8] Sumarsono. (2007). Sosiolinguistik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Published

2025-12-04

How to Cite

Fenomena Campur Kode pada Media Sosial Instagram. (2025). Jurnal Cahaya Edukasi, 2(4), 419-421. https://doi.org/10.63863/jce.v2i4.232