Analisis Afiksasi pada Teks Narasi dalam Buku Bahasa Indonesia SMP Kelas VII
DOI:
https://doi.org/10.63863/jce.v2i4.218Keywords:
Afiksasi, morfologi, teks narasi, prefiks, konfiksAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai bentuk dan jenis afiks yang terdapat dalam teks naratif dari buku bahasa Indonesia kelas VII, dengan fokus khusus pada proses pembentukan kata melalui afiksasi dalam bidang morfologi. Penelitian ini berfokus pada cerita berjudul “Bola-Bola Waktu”. Pendekatan yang diterapkan adalah metode desktiptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data studi dokumentasi. Data berupa kata yang mengandung afiks dikumpulkan dengan cara menyalin dan mengelompokkan teks, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Temuan utama yang menunjukkan bahwa teks naratif tersebut mengandung tiga jenis afiksasi utama, yaitu prefiks, sufiks, konfiks. Prefiks yang ditemukan meliputi meN-, ber-, di-, se-, dan ke-. Sufiks yang muncul adalah -kan, -i, -nya. Sementara itu, konfiks yang teridentifikasi dalam teks meliputi ke…-an dan per…-an. Bentuk-bentuk afiks tersebut menujukkan bahwa proses pembentukan kata dalam teks naratif sesuai dengan kaidah morfologi bahasa Indonesia dan berperan penting dalam mempertajam makna, menggambarkan tindakan, dan mengungkapkan situasi dalam cerita.
Downloads
References
[1] Chaer, A. (2008). Linguistik umum. Jakarta: Rineka Cipta.
[2] Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2017). Kurikulum 2013: Kompetensi dasar SMP/MTs. Jakarta: Kemendikbud.
[3] Kridalaksana, H. (2007). Pembentukan kata dalam bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka
Utama.
[4] Kumparan.(2023, Oktober 18). Penegrtian prefiks, peran, jenis, dan contohnya dalam bahasa.
[5] Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
[6] Qomaruddin, Q., & Sa’diyah, H. (2024). Kajian teoritis tentang teknik analisis data dalam penelitian kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting, and Administration, 1(2), 77–84.
https://doi.org/10.52620/jomaa.v1i2.93
[7] Rahmawati, M. (2020). Analisis kesulitan siswa SMP dalam memahami afiksasi. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 8(1), 40–50. Surakarta:
Universitas Muhammadiyah Surakarta.
https://eprints.ums.ac.id/72830/1/NASKAH%20PUBLIKASI.pdf
[8] Siregar, W. N. F. (2019). Penggunaan afiks dalam teks deskripsi karangan siswa kelas VII A SMP Negeri 2 Gatak tahun pelajaran 2018/2019. Jurnal
Linguistik dan Pendidikan, 5(2), 110–118. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.
https://eprints.ums.ac.id/74551/3/NASKAH%20PUBLIKASI%20.pdf
[9] Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.


