Pengaruh Emosi terhadap Pilihan Kata dalam Komunikasi Mahasiswa PBSI Angkatan 2024 Kelas A-2
DOI:
https://doi.org/10.63863/jce.v2i4.197Keywords:
Emosi, Pilihan Kata, PsikolinguistikAbstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh emosi terhadap pilihan kata dalam komunikasi mahasiswa PBSI Angkatan 2024 Kelas A-2 setelah menonton stimulus berupa video pendek. Penelitian menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data tiga kata yang diungkapkan setiap responden sebagai representasi emosi spontan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emosi berperan signifikan dalam pemilihan leksikon, terlihat dari kemunculan kata berkonotasi positif seperti bangga, kagum, dan senang, serta kata bermuatan reflektif seperti sedih, terharu, dan kerinduan. Pilihan kata tersebut mencermikan valensi dan intensitas emosi yang dialami mahasiswa, serta menunjukkan bahwa keadaan emosional memengaruhi ekspresi verbal secara langsung. Temuan ini menguatkan bahwa proses emosional memiliki keterkaitan erat dengan produksi bahasa dalam kajian psikolinguistik.
Downloads
References
[1] Chaer, A. (2009). Psikolinguistik: Kajian teoretik. Rineka Cipta.
[2] Khoirunnisa, A. (2024). Gaya bahasa dan ekspresi emosional mahasiswa generasi Z dalam komunikasi digital. Jurnal Komunikasi Digital, 5(1), 22–34.
[3] Mawaddah, S., & Djauhari, T. (2025). Pengaruh pilihan leksikal terhadap respons emosional pembaca pada teks digital. Jurnal Linguistik Terapan, 12(1), 15–28.
[4] Oktaviani, R. (2023). Pilihan kata ekspresif mahasiswa dalam komunikasi digital. Jurnal Bahasa dan Media, 7(2), 88–98.
[5] Pratiwi, N., & Lestari, D. (2024). Intensitas emosi dan penggunaan diksi nonbaku pada mahasiswa di lingkungan akademik. Jurnal Psikologi Bahasa, 4(1), 41–53.
[6] Putra, Y. A., Ramadhan, N., & Fadhilah, S. (2024). Regulasi emosi dan stres akademik mahasiswa di masa pemulihan pascapandemi. Jurnal Psikologi Pendidikan, 6(1), 12–25.
[7] Sulistianah, R., Maharani, D., & Prakoso, A. (2025). Karakteristik gaya bahasa generasi Z dalam komunikasi digital. Jurnal Literasi Digital, 3(1), 55–70.


