Analisis Campur Kode dalam Takarir Video Berjualan Baju di “TikTok Shop”: Kajian Sosiolinguistik

Authors

  • Rizky Khoirul Ab’ror Universitas Lambung Mangkurat Author
  • Maitsa Nur Rahmi Universitas Lambung Mangkurat Author
  • Sulistia Sulistia Universitas Lambung Mangkurat Author
  • Zaskya Maulidina Vauqanuri JPBSI FKIP Universitas Lambung Mangkurat Author
  • Darianto Darianto Universitas Lambung Mangkurat Author

DOI:

https://doi.org/10.63863/jce.v2i4.183

Keywords:

Campur Kode, Takarir, TikTok Shop

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk campur kode serta fungsinya dalam takarir (caption) video berjualan di bulan November 2025 dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari sepuluh takarir video penjual pakaian yang diambil langsung dari aplikasi Tiktok Shop, kemudian dianalisis berdasarkan kategori bentuk campur kode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh data takarir mengandung campur kode yang didominasi oleh penyisipan kata dan frasa bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. Bnetuk campur kode yang ditemukan meliputi penyisipan kata seperti cute, timeless, dan cuttingan, serta penyisipan frasa seperti best seller, date outfit, new arrival, dan worth it. Penggunaaan campur kode tersebut berfungsi untuk menarik perhatian konsumen, membangun kedekatan dengan audiens muda, menciptakan kesan modern, serta memperkuat pesan persuasif dalam promosi produk. Selain itu, pemilihan unsur bahasa Inggris mencerminkan strategi komunikasi penjual untuk menyesuaikan gaya bahasa dengan karakteristik pengguna tiktok yang cenderung bilingual dan mengikuti tren global. Temuan ini menunjukkan bahwa campur kode dalam takarir tiktok shop bukan sekedar variasi linguistik, tetapi strategi komunikasi digital yang memiiki fungsi pragmatis dan sosial dalam konteks pemasaran daring. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Amiroh, P. D., Ulfiyani, S., Mukhlis, & Utami, H. R. (2025, March 29). Code-Switching and Code-Mixing in the Language Use of Influencer @linglinglieanti on TikTok. KONFIKS. https://doi.org/10.26618/rhp8xg03

[2] Dewi, G. P. R., Adnyani, N. L. P. S., Padmadewi, N. N. P., Arie Suwastini, N. K., & Jayantini, I. G. A. S. (2021). Indonesian-English code-mixing in Instagram captions of an Indonesian selebgram. TELL-US Journal, 7(2). https://doi.org/10.22202/tus.2021.v7i2.5101 DOI: https://doi.org/10.22202/tus.2021.v7i2.5101

[3] Fitria, T. N. (2024). Code mixing between Indonesian and English in the website “Female Daily Review”. SALIENCE: English Language, Literature, and Education, 4(2). https://doi.org/10.60155/salience.v4i2.409 DOI: https://doi.org/10.60155/salience.v4i2.409

[4] Jannah, S., & Salesetiawati, S. (2025). Analisis campur kode dalam video TikTok HallosaEr. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 2(4), 223–230. https://doi.org/10.61722/jmia.v2i4.5198

[5] Khotimah, R. K., Nugraha, F., Livia, A. W., Mutiara, G., & Ismail, D. (2025). The impact of social media TikTok on the use of code mixing by Generation Z. BIANTARA: Journal of Language and Culture, 1(2). https://journal.widyatama.ac.id/index.php/jbb/article/view/2685

[6] Purba, E. N., Togatorop, D. P., Simbolon, A., & Sari, Y. (2024). Analisis pengaruh media sosial terhadap keberagaman bahasa: Campur kode sebagai tren komunikasi anak muda. Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora, 2(4). https://doi.org/10.59024/atmosfer.v2i4.1060 DOI: https://doi.org/10.59024/atmosfer.v2i4.1060

[7] Risliyanti, I., Sitepu, S. S. W., & Tampubolon, M. A. (2019). Code-mixing in Indonesian selebgram’s caption in Instagram. Lexeme: Journal of Linguistics and Applied Linguistics, 1(2), 10–(data). https://doi.org/10.32493/ljlal.v1i2.5126 DOI: https://doi.org/10.32493/ljlal.v1i2.5126

[8] Sihombing, N., & Arfanti, Y. (2024). Code mix in TikTok social media: A study of language style and impact. Jurnal Penelitian Multidisiplin Ilmu, 3(1), 2487–2496. https://melatijournal.com/index.php/Metta/article/view/555

[9] Wulandari, A. S. W., Widayanti, W., & Setyawan, D. (2025). Analisis bentuk campur kode content creator pada akun @furkysyahroni di aplikasi TikTok. Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 4(1), 319–335. https://doi.org/10.55606/inovasi.v4i1.4360 DOI: https://doi.org/10.55606/inovasi.v4i1.4360

[10] Zebua, Y., Munthe, L., Manik, S., & Suprayetno, E. (2025). Code-mixing of Indonesian and English on Instagram social media. Journal of Applied Linguistics, 4(2), 292–301. https://doi.org/10.52622/joal.v4i2.361 DOI: https://doi.org/10.52622/joal.v4i2.361

Published

2025-11-26

How to Cite

Analisis Campur Kode dalam Takarir Video Berjualan Baju di “TikTok Shop”: Kajian Sosiolinguistik. (2025). Jurnal Cahaya Edukasi, 2(4), 226-230. https://doi.org/10.63863/jce.v2i4.183