Afiksasi dalam Naskah Pidato Hardiknas Kemendikbud 2025
DOI:
https://doi.org/10.63863/jce.v2i4.174Keywords:
Afiksasi, Hardiknas, Morfologi.Abstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk afiksasi yang terdapat dalam naskah pidato Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Kemendikbud 2025. Afiksasi dianalisis karena merupakan proses morfologis yang dominan dalam ragam bahasa resmi dan memiliki fungsi dalam membentuk makna, kelas kata, serta nuansa formal dalam wacana pidato institusional. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa pembacaan cermat dan pencatatan kata berimbuhan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis afiksasi dalam naskah pidato, yaitu prefiks, sufiks, dan konfiks dengan total 72 data. Konfiks menjadi bentuk yang paling banyak ditemukan, sedangkan infiks tidak ditemukan dalam data penelitian. Tidak ditemukannya infiks menunjukkan bahwa jenis afiks tersebut jarang digunakan dalam teks resmi yang mengutamakan kejelasan struktur dan kemudahan pemahaman. Hasil penelitian ini diharapkan berkontribusi terhadap kajian morfologi dan menjadi referensi dalam penulisan pidato formal.
Downloads
References
[1] Chaer, A. (2008). Morfologi Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
[2] Chaer, A. (2014). Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.
[3] Fadilah, N. (2021). Analisis Proses Morfologis dalam Teks Pidato Resmi Pemerintah. Jurnal Bahasa dan Sastra, 9(2), 112–120.
[4] Putra, R. A. (2024). Afiksasi dalam Pidato Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Paripurna MPR RI. Jurnal Linguistik Nusantara, 5(1), 45–56.
[5] Ramlan, M. (2012). Morfologi: Suatu Tinjauan Deskriptif. Yogyakarta: Andi Offset.
[6] Simpen, I. M. (2021). Afiks sebagai Proses Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Jurnal Kajian Bahasa, 7(3), 88–97.
[7] Utami, S., Widiati, U., & Mulyono, D. (2024). Struktur Prefiks Bahasa Indonesia pada Ragam Bahasa Formal. Bahtera Pendidikan Bahasa, 12(1), 22–31.
[8] Kemendikbud RI. (2025). Naskah Pidato Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
[9] Suhardi. (2014). Pedoman Linguistik Indonesia. Jakarta: Kencana.
[10] Tarigan, H. G. (2015). Pengajaran Morfologi. Bandung: Angkasa.
[11] Yunita, D. (2023). Penggunaan Afiks dalam Teks Akademik Mahasiswa sebagai Representasi Kemampuan Berbahasa. Jurnal Ilmu Bahasa, 6(4), 301–310


