Proses Afiksasi pada Cerpen "Kurir" karya Aliurridha
DOI:
https://doi.org/10.63863/jce.v2i4.166Keywords:
Morfologi, Afiksasi, CerpenAbstract
Abstrak—Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan metode afiksasi yang ada dalam cerpen berjudul “Kurir” karya Aliurridha, serta menganalisis fungsi dan dampaknya terhadap makna teks tersebut. Pendekatan yang diambil adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data berupa teks cerpen yang dianalisis melalui beberapa tahap, yakni seleksi data, pengorganisasian tabel yang mencakup kata berafiks, proses afiksasi, kelas kata, dan dasar kata, serta interpretasi data berdasarkan teori morfologi. Temuan dari penelitian ini memperlihatkan bahwa penggunaan prefiks dan konfiks berlangsung secara luas dalam menciptakan kata-kata yang memperkaya makna dan memperkuat susunan kalimat dalam cerpen. Proses afiksasi ini memiliki peranan krusial dalam mempertegas pesan serta nilai estetika dalam karya sastra. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih bagi kajian morfologi di bahasa Indonesia, terutama dalam konteks sastra.
Downloads
References
REFERENSI
[1] Aliurridha. (2025, 17 April). Kurir [Cerpen]. Bacapetra.
[2] Budiman, P. M. (2025). Morfologi Bahasa Indonesia. Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 3(1), 133–139. https://doi.org/10.61132/semantik.v3i1.1375
[3] Chaer, A. (2014). Linguistik umum. PT Rineka Cipta
[4] Kridalaksana, H. (2009). Pembentukan kata dalam bahasa Indonesia (Edisi ke-3). PT Gramedia Pustaka Utama.
[5] Kridalaksana, H. (2011). Kamus linguistik (Edisi ke-4). Gramedia Pustaka Utama.
[6] Kridalaksana, Harimurti. 1986. Kelas Kata Dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
[7] kridalaksana, F., Suryani, Sundari, & Siska. (2023). Proses afiksasi pada cerpen Mata yang Enak Dipandang karya Ahmad Tohari. Seulas Pinang: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(1), 48–56.
[8] Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis data kualitatif: Buku sumber tentang metode-metode baru (Tjetjep Rohendi Rohidi, Trans.). Universitas Indonesia Press.
[9] Ramlan, M. (2012). Morfologi: Suatu tinjauan deskriptif (Cet. 14). CV Karyono.
[10] Rukajat, Ajat. (2018). Pendekatan Pendidikan Kualitatif. Yogyakarta
[11] Safitri, D., Surastina, & Alfiawati, R. (2021). Kemampuan menulis cerpen menggunakan media audio-visual pada siswa kelas IX SMP Negeri 26 Pesawaran. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Bandar Lampung, 1(1), 1–12. http://eskripsi.stkippgri-bl.ac.id/


