Penggunaan Afiks Asing pada Iklan Kecantikan
DOI:
https://doi.org/10.63863/jce.v2i4.162Keywords:
Afiks asing, iklan kecantikan, analisis isi.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan afiks asing dalam iklan produk kecantikan. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif analisis isi terhadap korpus iklan digital yang diakses diYouTube. Hasil analisis menunjukkan bahwa afiks digunakan secara berulang pada setiap produk kecantikan untuk membentuk istilah yang berkonotasi modern, ilmiah, dan profesional. Segala sesuatu yang berkaitan dengan kecantikan selalu berkaitan dengan bahasa Inggris, dan ketika afiks tersebut diserap ke dalam bahasa Indonesia, umumnya ditambahkan afiks seperti ber-, me-…-kan, di-…-kan, dan ter- untuk menyesuaikan dengan struktur morfologis bahasa Indonesia. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara menyajikan kutipan teks iklan yang mengandung afiks asing di Youtube.
Downloads
References
[1] Alwi, H., Dardjowidjojo, S., Lapoliwa, H., & Moeliono, A. M. (2003). Tata bahasa baku bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
[2] Angelita, T., Sumarlam, & Sawardi, F. X. (2025). Pola morfologis afiksasi ke-an dalam bahasa Indonesia: Pendekatan morfologi. UIN SAID Journal, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta. Retrieved from https://ejournal.uinsaid.ac.id/mahakarya/article/download/11465/3679/45682 DOI: https://doi.org/10.22515/msjcs.v6i1.11465
[3] Chaer, A. (2012). Linguistik umum. Jakarta: Rineka Cipta.
[4] DetikEdu. (2023). Purposive sampling: Definisi, metode, rumus, hingga contohnya. Retrieved from https://www.detik.com/edu/detikedu/d-6827034/purposive-sampling-definisi-metode-rumus-hingga-contohnya
[5] Eriyanto. (2011). Analisis isi: Pengantar metodologi untuk penelitian komunikasi. Jakarta: Kencana.
[6] Kridalaksana, H. (2007). Pembentukan kata dalam bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia.
[7] Krippendorff, K. (2004). Content analysis: An introduction to its methodology. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
[8] Nuraiza, & Wardani, V. (2019). Proses pemakaian kata serapan dan istilah asing dalam opini pada Harian Serambi Indonesia. Jurnal Sains Riset (JSR), Universitas Jabal Ghafur. Retrieved from https://journal.unigha.ac.id/index.php/JSR/article/download/217/230
[9] Pratikno, H., Musthafa, B., Rosenda, D., & Wulansari, A. (2025). Penanda gramatikal sufiks serapan asing -at dalam proses pembentukan kata bahasa Indonesia. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 14(1). Retrieved from https://ojs.badanbahasa.kemendikdasmen.go.id/jurnal/index.php/jurnal_ranah/article/view/7328
[10] Rahmad. (2019). Representasi kecantikan perempuan dalam iklan. Jurnal Deiksis, Universitas Indraprasta PGRI.
[11] Sampoerna University. (2022). Teknik purposive sampling: Definisi, tujuan, dan syarat. Retrieved from https://www.sampoernauniversity.ac.id/teknik-purposive-sampling-definisi-tujuan-dan-syarat
[12] Saunders, M., Lewis, P., & Thornhill, A. (2009). Research methods for business students. Harlow: Pearson Education.
[13] Skripsiyuk. (2024). Analisis isi kualitatif: Metode, proses, dan penerapan. Retrieved from https://skripsiyuk.com/analisis-isi-kualitatif-metode-proses-dan-penerapan
[14] Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan. Retrieved from https://peraturan.bpk.go.id/Details/38756/uu-no-24-tahun-2009


