Nilai-nilai Ketuhanan dalam Puisi “Doa” Karya Chairil Anwar
DOI:
https://doi.org/10.63863/jce.v2i4.161Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengenali nilai-nilai ketuhanan dalam puisi "Doa" karya Chairil Anwar dan menjelaskan cara nilai-nilai tersebut diungkapkan melalui struktur puisi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan struktural dan hermeneutik. Analisis dilakukan dengan memperhatikan pilihan kata, gambaran, dan simbol yang membentuk makna yang memiliki hubungan dengan agama dalam teks puisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi "Doa" mengandung tiga nilai ketuhanan utama, yaitu nilai tauhid, kerendahan hati, dan kepasrahan. Nilai-nilai tersebut terlihat melalui pengulangan panggilan kepada Tuhan, gambaran tentang kelemahan manusia, serta simbol seperti perjalanan dan pintu yang menunjukkan ketergantungan manusia kepada Tuhan. Penelitian ini menunjukkan bahwa aspek spiritual dalam karya Chairil Anwar memiliki peran penting dalam memperluas pemahaman tentang ekspresi batin penyair. Temuan ini juga dapat digunakan dalam pembelajaran sastra untuk menjelaskan bagaimana nilai-nilai religius dapat dibentuk melalui bahasa puisi.
Downloads
References
[1] Foulcher, K. (2020). Modernity and Nationality in Indonesian Literature: The Early Work of Chairil Anwar. Journal of Southeast Asian Studies, 51(2): 317–336.
[2] Hadi, N., Aswandikari, A., Syaiful, N., Musadat, M., & Mahyudi, J. (2025). Analisis Struktural dan Pragmatis Puisi “Doa” Karya Chairil Anwar. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah , 4 (7), 312-320 DOI: https://doi.org/10.55681/sentri.v4i7.4212
[3] Jassin, HB (2018). Chairil Anwar Pelopor Angkatan '45 . Narasi
[4] Maldini, FC, & Haryanti, ND (2021). Penggambaran penyair terhadap doa pada puisi-puisi berjudul doa dalam kesusastraan Indonesia. Diglosia: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, Dan Kesusasteraan Indonesia , 5 (2), 487-499
[5] Rahmadani, A., Putri, AS, & Samhati, S. (2025). MENCARI TUHAN, MENCARI DIRI: ANALISIS PUISI DOA KARYA CHAIRIL ANWAR DALAM PERSEPEKTIF PSIKOANALISIS FREUD. Jotika Journal in Education , 5 (1), 1-6
[6] Wellek, R., & Warren, A. (1956). Teori Sastra. New York: Harcout, Brace and World
[7] Yuliani, W. (2018). Metode penelitian deskriptif kualitatif dalam perspektif bimbingan dan konseling. QUANTA: Jurnal Kajian Bimbingan Dan Konseling Dalam Pendidikan , 2 (2), 83-91 DOI: https://doi.org/10.22460/q.v2i2p83-91.1641


