Peran Guru PAUD dalam Menumbuhkan Kepemimpinan dan Kemandirian Anak melalui Aktivitas Bermain dan Belajar
DOI:
https://doi.org/10.63863/jce.v3i2.101Keywords:
Preschool teachers, child leadership, child independenceAbstract
Abstrak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kemampuan dasar anak, terutama dalam menumbuhkan kepemimpinan dan kemandirian melalui aktivitas bermain dan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru PAUD serta strategi yang digunakan dalam mengembangkan kedua aspek tersebut pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan analisis data sekunder dari berbagai sumber ilmiah relevan. Data dikumpulkan dan dianalisis secara sistematis untuk memahami peran guru sebagai fasilitator, motivator, dan pengelola lingkungan belajar yang kondusif, serta bagaimana aktivitas bermain dan belajar dapat dimanfaatkan sebagai media pengembangan kepemimpinan dan kemandirian anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAUD memiliki peran multifungsi yang mencakup perancangan program pembelajaran, pemberian tanggung jawab, pembiasaan perilaku mandiri, dan komunikasi efektif dengan orang tua. Aktivitas bermain, terutama bermain peran dan permainan kelompok, menjadi strategi efektif untuk membentuk kemampuan pengambilan keputusan dan kepemimpinan sosial. Selain itu, lingkungan belajar yang aman dan strategi apresiasi juga memperkuat motivasi anak dalam mengembangkan kemandirian. Kolaborasi antara guru dan orang tua merupakan faktor pendukung utama dalam proses ini. Keseluruhan hasil mengindikasikan bahwa peran guru dan strategi pembelajaran yang tepat sangat menentukan perkembangan kepemimpinan dan kemandirian anak pada tahap usia dini.
Kata kunci—Guru PAUD, Kepemimpinan Anak, Kemandirian Anak
Abstract Early childhood education (ECE) has a strategic role in shaping children's character and basic abilities, especially in fostering leadership and independence through play and learning activities. This study aims to examine the role of PAUD teachers and the strategies used in developing these two aspects in early childhood. The research method used is qualitative with a literature study approach and secondary data analysis from various relevant scientific sources. Data were systematically collected and analyzed to understand the role of teachers as facilitators, motivators, and managers of a conducive learning environment, as well as how play and learning activities can be used as a medium for developing children's leadership and independence. The results show that PAUD teachers have a multifunctional role that includes designing learning programs, giving responsibility, habituating independent behavior, and effective communication with parents. Play activities, especially role play and group games, are effective strategies for shaping decision-making and social leadership skills. In addition, a safe learning environment and appreciation strategies also strengthen children's motivation to develop independence. Collaboration between teachers and parents is a key supporting factor in this process. The overall results indicate that the role of the teacher and the right learning strategies determine the development of children's independence.
Downloads
References
Buku
[1] Pahleviannur, M. R., De Grave, A., Saputra, D. N., Mardianto, D., Hafrida, L., Bano, V. O., ... & Sinthania, D. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. Pradina Pustaka.
Jurnal
[2] Basri, H. (2021). Optimalisasi peran guru pendidikan anak usia dini yang proporsional. EDUCHILD (Journal of Early Childhood Education), 1(1), 29-45.
[3] Basori, B. (2024). Peran Guru Pendidikan Anak Usia Dini dalam Membangun Karakter pada Anak. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 2(1), 58-63.
[4] Firman, W., & Anhusadar, L. (2022). Peran guru dalam menstimulasi kemampuan kognitif anak usia dini. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 3(2), 28-37.
[5] Kadarsih, S., Munip, A., Aminah, S., & Rahmy, H. A. (2023). Strategi Guru Pembimbing Dalam Pembentukan Kemandirian Anak Usia Dini. JIGC (Journal of Islamic Guidance and Counseling), 7(2), 114-131.
[6] Haloho, O. (2022). Strategi Guru dalam Pengembangan Logika Anak Usia Dini. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 8(4), 1429-1434.
[7] Kusuma, A. R., Suprihatiningsih, R., Latiana, L., & Formen, A. (2022). Strategi Kepemimpinan Keterampilan Komunikasi Kepala Kelompok Bermain dalam Masa Studi: Studi Kasus Di KB Aisyiyah 13 Jepara: Strategi Kepemimpinan Keterampilan Komunikasi Kepala Kelompok Bermain dalam Masa Studi: Studi Kasus Di KB Aisyiyah 13 Jepara. Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan, 2(1), 72-78.
[8] Ningsih, N. V., & Novitasari, L. (2021). Penerapan Metode Bermain Peran untuk Meningkatkan Kepemimpinan Siswa. MENTARI: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1).
[9] Manit, U., Hawali, R. F., & Sibulo, D. (2024). Strategi Guru PAUD Dalam Mengembangkan Kemandirian Anak Usia Dini. Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 9(3), 127-133.
[10] Prayitno, Y. (2024). PERAN GURU DAN ORANG TUA DALAM MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN SISWA KELOMPOK BERMAIN (KB) SUMBER PENDIDIKAN MENTAL AGAMA ALLAH (SPMAA) TUBAN. PROGRESIF, 2(1), 78-84.
[11] Suriansyah, A., & Aslamiah, A. (2015). Strategi kepemimpinan kepala sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat dalam membentuk karakter siswa. Cakrawala Pendidikan, (2), 87061


