Pengaruh Model Pembelajaran Visuaization, Auditory, Kinestetic VAK Terhadap Hasi Belajar Siswa Kelas 3 SDN Banyuajuh 2
DOI:
https://doi.org/10.63863/jce.v3i1.326Keywords:
Model VAK, Hasil Belajar, Siswa Sekolah DasarAbstract
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model
pembelajaran Visualization, Auditory, Kinestetic (VAK) terhadap
hasil belajar siswa kelas III SDN Banyuajuh 2. Latar belakang
penelitian menunjukkan bahwa rendahnya hasil belajar siswa
disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih bersifat
konvensional (ceramah) sehingga siswa cenderung pasif dan bosan.
Data awal menunjukkan hanya 20% siswa yang mencapai KKM.
Model VAK dipilih karena mampu mengakomodasi keragaman
gaya belajar siswa melalui stimulasi visual, auditori, dan kinestetik
secara terpadu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan desain True Experimental Design jenis Pretest-Posttest
Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari 39 siswa yang
terbagi menjadi kelas eksperimen (III-A) dan kelas kontrol (III-B).
Instrumen penelitian meliputi tes hasil belajar kognitif, lembar
observasi aktivitas siswa, dan wawancara. Data dianalisis melalui
uji normalitas (Shapiro-Wilk), uji homogenitas (Levene’s Test), dan
uji hipotesis menggunakan Independent Sample T-test. Hasil
penelitian menunjukkan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen
(85,40) lebih tinggi secara signifikan dibandingkan kelas kontrol
(58,58). Hasil uji-t menunjukkan nilai sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05
dan $t_{hitung}$ 8,053 > $t_{tabel}$ 2,026. Dengan demikian,
dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran VAK berpengaruh
signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas III SDN
Banyuajuh 2.
Downloads
References
Arikunto, S. (2013). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi
Aksara.
[2] DePorter, B., & Hernacki, M. (2013). Quantum Learning. Bandung:
Kaifa
[3] Huda, M. (2015). Model-model Pengajaran dan Pembelajaran.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar
[4] Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.
Bandung: Alfabeta.
[5] Shoimin, A. (2014). 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum
2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
[6] Suprijono, A. (2013). Cooperative Learning: Teori dan Aplikasi
PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
[7] Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif. Bandung: Alfabet


