Perbedaan Bahasa Mahasiswa Laki-laki dan Perempuan dalam Mengutarakan Perasaan Cinta
DOI:
https://doi.org/10.63863/jce.v2i4.169Abstract
Abstrak-Bahasa merupakan alat utama manusia dalam berkomunikasi,menyampaikan gagasan, serta mengekspresikan perasaan, sekaligusmencerminkan identitas, pengalaman sosial, dan budaya penggunanya. Dalam komunikasi interpersonal, penyampaian pesan secara langsungmemungkinkan terjadinya interaksi yang efektif, termasuk dalammengekspresikan perasaan cinta yang dipengaruhi oleh faktor psikologis dan sosial melalui pilihan kata, intonasi, simbol, dan strategi komunikasitertentu. Gender menjadi salah satu faktor sosial yang berpengaruh besarterhadap uangkapan ekspresi tersebut, di mana perbedaan penggunaanbahasa mahasiswa antara laki-laki dan perempuan telah lama menjadi fokuskajian sosiolinguistik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi perbedaanpenggunaan bahasa mahasiswa laki-laki dan perempuan JBSPI Angkatan 2024 Kelas A-1 dalam mengutarakan perasaan cinta, meliputi bentukungkapan, pilihan kosakata, media komunikasi, serta faktor sosial yang memengaruhinya. Hasil penelitian diharapkan memberikan pemahamanlebih mendalam mengenai relasi antara bahasa, emosi, dan identitas sosialberdasarkan gender, sekaligus meningkatkan efektivitas komunikasiinterpersonal dan mengurangi potensi kesalahpahaman antarjenis kelamin.
Downloads
References
[1] Arvyanda, R., Fernandito, E., & Landung, P. (2023). Analisis pengaruh perbedaan bahasa dalam komunikasi antarmahasiswa. Jurnal Harmoni Nusa Bangsa, 1(1), 67-80.
[2] Temaja, I. G. B. W. B., & Purandina, I. P. Y. (2022). Perbedaan Penggunaan Bahasa Antara Laki-Laki Dan Perempuan Dalam Berkomunikasi Di Facebook. Samvada: Jurnal Riset Komunikasi, Media, dan Public Relation, 1(1), 48-59.
[3] Siregar, U. A., Silvi, N., Hasibuan, W., & Rambe, N. F. (2023). Bahasa sebagai Alat Komunikasi dalam Kehidupan Manusia. Jurnal Hata Poda, 2(2), 95-104.
[4] Ramadhini, A. N., Sari, I. R., Sulistyowati, R. A., & Eldi, N. A. (2024). Ketertarikan Interpersonal Dan Cinta. HUMANITIS: Jurnal Homaniora, Sosial dan Bisnis, 2(5), 523-531.
[5] Kuntjara, E. (2003). Gender, bahasa, dan kekuasaan. BPK Gunung Mulia.
[6] Jalil, A. (2018). Gender dalam persfektif budaya dan bahasa.
[7] Humas FIB UGM. (2024, 27 Januari). Memaknai penggunaan bahasa: Bagaimana pria dan wanita menggunakan bahasa secara berbeda.
[8] Zulkarnain, S. I., & Fitriani, N. (2019). Perbedaan gaya bahasa laki-laki dan perempuan pada penutur Bahasa Indonesia dan Aceh. Gender Equality: International Journal of Child and Gender Studies, 4(1), 159-172.


