LITERATURE REVIEW : POTENSI TANAMAN OBAT SEBAGAI ALTERNATIF PENGOBATAN DIABETES

Authors

  • Nawwar Irfan Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Yuningsih Sriyana Nathwa Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Elonita Agustina Naibaho Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Sabrinaya Sabrinaya Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Nico Delta Van Basten Universitas Muhammadiyah Riau Author

DOI:

https://doi.org/10.63863/jce.v3i1.321

Keywords:

diabetes melitus, tanaman obat, antidiabetes, fitoterapi, metabolit sekunder

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi atau kerja insulin, dengan prevalensi yang terus meningkat secara global. Penggunaan obat antidiabetes sintetik dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping serta keterbatasan akses dan biaya, sehingga pemanfaatan tanaman obat sebagai terapi alternatif menjadi perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi tanaman obat sebagai alternatif pengobatan diabetes melitus berdasarkan bukti ilmiah terkini. Metode yang digunakan adalah literature review dengan penelusuran artikel ilmiah nasional dan internasional melalui basis data Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect. Artikel yang dianalisis merupakan publikasi lima tahun terakhir yang melaporkan aktivitas antidiabetes tanaman obat melalui uji in vitro, in vivo, maupun in silico. Hasil kajian menunjukkan bahwa berbagai tanaman obat, seperti daun jambu biji, daun bidara, daun cengkeh, brotowali, daun seledri, daun ganitri, dan kulit bawang merah, memiliki aktivitas antidiabetes yang signifikan. Aktivitas tersebut berkaitan dengan kandungan metabolit sekunder berupa flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan polifenol yang bekerja melalui mekanisme penghambatan enzim α-glukosidase dan α-amilase, peningkatan sensitivitas insulin, serta perbaikan struktur sel β pankreas. Beberapa ekstrak tanaman bahkan menunjukkan efektivitas yang sebanding atau lebih tinggi dibandingkan obat standar seperti metformin dan acarbose. Dengan demikian, tanaman obat berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai terapi alternatif diabetes melitus yang lebih aman, ekonomis, dan mudah diakses.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amin, S. et al. (2025) “Literature Riview : Mekanisme Farmakologis Tanaman Obat,” Journal of Public Health Science, 2(1), pp. 89–966.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia (2019) Pedoman diabetes mellitus, Sustainability (Switzerland).

Firdaus, M., Subandrate, S. and Sinulingga, S. (2023) “Efek Antihiperglikemik Ekstrak n-Heksan Daun Benalu Kersen pada Diabetes melitus Putih Jantan yang Diinduksi Aloksan,” Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 19, p. 105.

Hasan, H. et al. (2024) “Penapisan Fitokimia Dan Uji Efek Antidiabetes Ekstrak Metanol Daun Brotowali (Tinospora crispa L.) Pada Mencit (Mus musculus),” Journal of Pharmacology and Natural Products, 1(1), pp. 20–31.

Hasan, Suryadi and Djufri (2022) “Uji Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Etil Asetat Daun Lamun ( Enhalus acoroides ) Pada Mencit ( Mus musculus ),” Journal Syifa Sciences and Clinical Research (JSSCR), 4(1), pp. 293–305.

IDF, I.D.F. (2025) “Facts & figures Diabetes around the world in 2024,” International Diabetes Federation, pp. 4–7.

Kinanti, A.P. et al. (2023a) “Uji aktivitas antidiabetes ekstrak etanol daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) pada tikus wistar jantan (Rattus norvegicus) yang diinduksi streptozotocin,” J Pharm Sci, 1, p. 140.

Kinanti, A.P. et al. (2023b) “Uji Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Etanol Daun Ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) Pada Tikus Wistar Jantan (Rattus norvegicus) Yang Diinduksi Streptozotocin,” JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research, 8(1), p. 139.

Meutia, R. et al. (2023) “Uji Aktivitas Antidiabetes Fraksi Etil Asetat Daun Seledri (Apium graveolens L.) Terhadap Tikus Jantan Wistar (Rattus norvegicus),” Journal of Pharmaceutical and Sciences, pp. 160–166.

Nadera, F.D., Tutik, T. and Saputri, G.A.R. (2023) “Uji Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Kulit Bawang Merah (Allium cepa L.) TERHADAP INHIBISI ENZIM $α$-GLUKOSIDASE,” JFM (Jurnal Farmasi Malahayati), 6(2), pp. 181–191.

Nugroho, Y.W. and Handono, N.P. (2022) “Efektivitas Pemberian Rebusan Daun Jambu Biji (Psidium Guajava) Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus,” Jurnal Keperawatan GSH, 11(2), pp. 40–44.

Oladipo, S.D. et al. (2024) “Antidiabetes and antioxidant potential of Schiff bases derived from 2-naphthaldehye and substituted aromatic amines: Synthesis, crystal structure, Hirshfeld surface analysis, computational, and invitro studies.,” Heliyon, 10(1), p. e23174.

Pangemanan, K. et al. (2022) “Uji Aktivitas Antidiabetes Daging Buah Alpukat Mentega (Parsea americana) Sebagai Inhibitor Enzim Î ‘Lfa Glukosidase Secara In Silico,” Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ), 5(2), pp. 15–21.

Pangestu, A.W. and Warditiani, N.K. (2024) “Potensi Kandungan Bioaktif Curcumin pada Rimpang Kunyit Sebagai Agen Antidiabetes,” in Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi, pp. 413–427.

Rahayu, N.R., Badriyah, L. and Mutripah, S. (2025) “Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Etanol Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) terhadap Analisis Berat Badan Tikus yang Diinjeksi Streptozotocin,” Indonesian Journal of Medical and Pharmaceutical Science, 4(2), pp. 159–164.

Sadik, F. and Anwar, A.R.A. (2022) “Standarisasi parameter spesifik ekstrak etanol daun pegagan (Centella asiatica L.) sebagai antidiabetes,” Journal Syifa Sciences and Clinical Research, 4(1).

Said, A., Hasanuddin, S. and others (2023) “Uji Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Etanol Daun Harendong Bulu (Clidemia hirta) Terhadap Mencit (Mus musculus) Dengan Metode Tes Toleransi Glukosa Oral,” Jurnal Pharmacia Mandala Waluya, 2(3), pp. 125–134.

Surbakti, C. et al. (2022) “Uji aktivitas antidiabetes ekstrak etanol daun cengkeh (Syzygium aromaticum) terhadap tikus putih jantan dan gambaran histologi pankreas,” Jurnal Farmasi Indonesia, 19(1), pp. 161–168.

Tjandrawinata, R.R. and Nurkolis, F. (2024) “A Comparative Analysis on Impact of Extraction Methods on Carotenoids Composition, Antioxidants, Antidiabetes, and Antiobesity Properties in Seagrass Enhalus acoroides: In Silico and In Vitro Study.,” Marine drugs, 22(8).

Wahyuni, K.S.P.D., Mawardika, H. and Sabban, I.F. (2024) “Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Etanol Daun Bidara Pada Tikus Dengan Induksi Streptozotocin,” Bioscientist: Jurnal Ilmiah Biologi, 12(2), pp. 2416–2425.

Widiastuti, T.C. et al. (2023) “Uji Aktivitas Antidiabetes Kombinasi Ekstrak Terstandar Daun Salam (Syzigium polyanthum Walp.) dan Daun Ganitri (Elaeocarpus ganitri Roxb.) Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Jantan Galur Wistar yang Diinduksi Streptozotosin,” JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research, 8(1), p. 92.

Yosephine, O. et al. (2023) “Uji antidiabetes kombinasi ekstrak daun insulin (Tithonia diversifolia (Hems.) A. Gray) dan daun ubi jalar (Ipomoea batatas (L.) Lam) ungu pada tikus jantan akibat induksi streptozotocin,” Journal of Pharmaceutical and Sciences, pp. 1187–1193.

Zakaria, N. et al. (2024) “Efek Antidiabetes Infusa Daun Pepaya Jepang (Cnidoscolus aconitifolius Mill.) Pada Mencit (Mus musculus L.) Jantan dengan Metode Tes Toleransi Glukosa,” Jurnal Sains dan Kesehatan Darussalam, 4(1), pp. 22–29.

Published

2026-01-19

How to Cite

LITERATURE REVIEW : POTENSI TANAMAN OBAT SEBAGAI ALTERNATIF PENGOBATAN DIABETES. (2026). Jurnal Cahaya Edukasi, 3(1), 206-211. https://doi.org/10.63863/jce.v3i1.321