Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Geometri pada Siswa Kelas VI SD Negeri Kuripan Kidul 2

Authors

  • mochammad_rifqi Universitas Pekalongan Author

DOI:

https://doi.org/10.63863/jce.v3i1.290

Keywords:

pemahaman konsep, geometri, bangun ruang, sekolah dasar.

Abstract

Penelitian ini fokus pada pemahaman konsep 
geometri siswa kelas VI sekolah dasar yang dikaji 
melalui latihan soal pemahaman konsep yang disertai 
wawancara. Materi yang diteliti meliputi jaring-jaring 
kubus dan balok, luas permukaan, serta volume bangun 
ruang. Kajian ini diarahkan untuk melihat kemampuan 
siswa dalam memahami konsep geometri, menjelaskan 
kembali materi dengan bahasanya sendiri, serta 
menyelesaikan permasalahan secara runtut dan logistik. 
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif 
dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah 
siswa kelas VI SD Negeri Kuripan Kidul 2 Kota 
Pekalongan. Data diperoleh melalui tes uraian yang 
diberikan kepada seluruh siswa, serta wawancara 
mendalam yang dilakukan terhadap tiga siswa terpilih 
untuk menggali pemahaman konsep geometri secara 
lebih rinci. Pemilihan subjek wawancara didasarkan 
pada perbedaan tingkat pemahaman konsep siswa. 
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan 
pemahaman konsep geometri siswa berada pada tingkat 
yang beragam. Dari dua belas siswa, tujuh siswa berada 
pada kategori sangat baik, dua siswa pada kategori baik, 
dua siswa pada kategori cukup, dan satu siswa pada 
kategori kurang. Siswa dengan tingkat pemahaman 
tinggi mampu menjelaskan kembali konsep geometri 
dengan baik, menentukan rumus yang sesuai, serta 
menyelesaikan soal secara runtut dan tepat. Siswa 
dengan tingkat pemahaman sedang umumnya mampu 
menyelesaikan soal, namun masih mengalami kendala 
dalam ketelitian dan proses perhitungan. Sementara itu, 
siswa dengan tingkat pemahaman rendah menunjukkan 
kesulitan 
dalam memahami konsep geometri, 
khususnya pada materi luas permukaan dan volume 
bangun ruang, serta belum mampu menjelaskan 
kembali konsep secara lisan. 
Hasil wawancara menunjukkan bahwa soal yang 
melibatkan visualisasi gambar lebih mudah dipahami 
oleh siswa. Masalah utama yang dialami siswa 
terletak pada pemahaman maksud soal dan langkah-langkah
penyelesaiannya. Dengan demikian, penggunaan 
tes uraian yang disertai wawancara mampu 
memberikan gambaran yang lebih menyeluruh 
mengenai kemampuan pemahaman konsep geometri 
siswa sekolah dasar. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Hudojo, H. (2005). Pengembangan kurikulum dan pembelajaran matematika. Malang, Indonesia: Universitas Negeri Malang.

[2] National Council of Teachers of Mathematics. (2000). Principles and standards for school mathematics. Reston, VA: National Council of

Teachers of Mathematics.

[3] Ruseffendi, E. T. (2006). Pengantar kepada membantu guru mengembangkan kompetensinya dalam pengajaran matematika. Bandung,

Indonesia: Tarsito.

[4] Sudjana, N. (2017). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Bandung, Indonesia: Remaja Rosdakarya

[5] Fatimah, S. (2017). Pemahaman konsep matematis siswa dalam pembelajaran matematika. Jakarta, Indonesia: RajaGrafindo Persada.

[6] Fitrah, M. (2017). Metodologi penelitian

pendidikan matematika. Yogyakarta, Indonesia: Deepublish.

[7] Lestari, K. E., & Yudhanegara, M. R. (2015).

Penelitian pendidikan matematika. Bandung, Indonesia: Refika Aditama.

[8] Effendi, K. N. S. (2017). Pemahaman konsep siswa pada materi kubus dan balok. Bandung, Indonesia: Symmetry – Pasundan Journal of Research

in Mathematics Learning and Education, Universitas Pasundan.

[9] Damayanti, F., & Rufiana, I. S. (2024). Analisis

pemahaman konsep matematika pada materi bangun ruang kubus dan balok ditinjau dari motivasi belajar siswa sekolah dasar. Ponorogo,

Indonesia: Edupedia, Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

[10] Arifin, N., dkk. (2023). Analisis pemahaman konsep matematika siswa kelas V pada materi volume kubus dan balok di SD Negeri Tanjung Barat 01 Pagi. Jakarta, Indonesia: Prosiding Diskusi Panel Nasional Pendidikan Matematika, Universitas Indraprasta PGRI..

[11] Pratiwi, T. O., & Budiman, I. (2024). Analisis kemampuan spasial siswa pada materi kubus dan balok ditinjau dari gaya belajar. Didactical Mathematics.

[12] Ariyani, E. F., Suhendra, & Rahayu, P. (2024). Analisis learning obstacle siswa pada materi kubus dan balok. Intellectual Mathematics Education (IME).

[13] Fauzi, I., & Arisetyawan, A. (2020). Analisis kesulitan belajar siswa pada materi geometri di sekolah dasar. Kreano: Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif.

[14] Widiawati, H., Hendriani, & Fitriani. (2023). Desain didaktis konsep volume balok dan kubus untuk mengembangkan kemampuan abstraksi matematis siswa kelas V sekolah dasar. JPGSD: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

Published

2026-01-09

How to Cite

Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Geometri pada Siswa Kelas VI SD Negeri Kuripan Kidul 2. (2026). Jurnal Cahaya Edukasi, 3(1), 83-91. https://doi.org/10.63863/jce.v3i1.290